Macam-macam Kesabaran dan Balasannya.

Oleh : Drs. H. Umar Sa’id

Pertama, sabar terhadap kemaksiatan yaitu sabar dalam melawan dorongan-dorongan yang menggoda manusia dalam perjalanan hidupnya, serta menyingkirkan perbuatan-perbuatan dosa yang terlarang dan tercela. Nabi bersabda : “Surga itu dikelilingi dengan kebencian-kebencian hawa nafsu, sedangkan neraka dikeliling kesenangan-kesenangan hawa nafsu.” (HR. Muslim)

Menghindarkan diri dari godaan-godaan hawa nafsu, tidaklah mudah kecuali bagi orang-orang sabar. Sabar disini adalah pengaruh dari keyakinan yang mendalam dan tujuan yang bulat mencari keridhaan Allah. Dan inilah hiasan yang menjadikan seorang mukmin membawa ketingkat derajat yang mulia, yang menjadikan seorang mukmin lepas dari noda-noda sifat kehinaan dan tipu daya kejahatan.

Kedua, sabar dalam beribadah dan tekun dalam menjalankan kewajiban, artinya dalam melakukan ibadah seperti shalat, puasa, haji, membaca Al-Qur’an dan lain-lain hendaknya dilakukan penuh dengan tekun dan sabar, karena hal tersebut dapat menghasilkan ibadah yang berkualitas. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah SWT : “Dan perintahkan kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” (QS. Thoha : 132)

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeruh Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya.” (QS. Al-Kahfi : 28)

Ketiga, sabar dalam menghadapi kemalangan artinya tahan menderita musibah dengan tidak berkeluh kesah. Senang-susah, lapang-sempit, tertawa-menangis, bahagia-derita adalah merupakan dinamika kehidupan yang harus disikapi dan disadari sebagai kehendak Allah. Setiap kehendak dan titah Allah pasti akan memberi manfaat kepada seluruh makhluk-Nya. Maka barangsiapa menerimanya dengan sabar pastilah mereka akan mendapat rahmat dan hidayah Allah. “Mereka itulah (orang-orang yang sabar) yang mendapat keberkahan yang sempurna dan mendapat rahmat dari Tuhannya, dan mereka itu pulalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah : 157)

“Katakanlah (hai Muhammad) siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menhendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu. Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.” (QS. Al-Ahzab : 17)

Allah SWT juga berfirman kepada Nabi Musa : “Hai Musa, orang-orang yang paling Aku sukai tinggal di dalam surga adalah orang-orang yang apabila ditimpa cobaan, maka mereka bersabar, sedang apabila mereka Aku beri nikmat/kesenangan maka mereka bersyukur, dan apabila mereka ditimpa kemalangan meraka mengatakan ; Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.”

Demikianlah firman-firman Allah dan pesan-pesan Rasul-Nya mengenai keutamaan sabar dan ridha karena Allah akan memberikan kepada mereka ketinggian derajat dan kemuliaan disisi-Nya. “Bersabar adalah cahaya (kemenangan) yang gilang-gemilang.” (HR. Muslim)

<Sebelum :
Ridha & Sabar Terhadap Musibah

Tinggalkan sebuah Komentar