BANYAK contoh yang kita dapat saksikan bagaimana akhir kehidupan pasangan suami istri yang kaya raya Pangeran Charles dengan Lady Diana. Bagaimana nasib Bob Hasan yang dikenal sebagai raja hutan itu kini terhina dalam penjara, dan bagaimana pula nasib Tommy Suharto yang kini hidup dalam kecemasan dan hina dina. Sebaliknya bagaimana yang dialami oleh para ahli ilmu yang telah mengamalkan ilmunya untuk kesejahteraan manusia mereka dihormati, dimuliakan dan dikenang jasa-jasanya, sekalipun yang bersangkutan telah menginggal dunia.
Ketiga, Dengan Bertahajjud (Qiyamul Lail)
Cara ini adalah cara yang dijanjikan Allah SWT sebagaimana yang tertera di dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ aya 79 : “Dan pada sebagian malam bertahajjudlah engkau sebagai amaliyah sunnah tambahan bagimu, niscaya Allah akan mengangkat kamu ditempat yang terpuji.”
Dikala ummat Islam shalat tahajjud atau yang sering dikenal dengan qiyamul lail nampaknya belum begitu memasyarakat kecuali hanya bulan Ramadhan. Sekiranya kaum muslimin mau melakukannya secara rutin, niscaya mereka akan merasakan sesuatu yang luar biasa di dalam kehidupannya. Dan apabila mereka telah merasakan akibatnya maka mereka akan merasakan kerugian yang besar bila meninggalkannya. Nabi SAW bersabda : “Umatku yang termulia ialah penghafal Al-Qur’an dan selalu shalat tengah malam (tahajjud).” (HR. Thabrani & Baihaqi).
Keempat, Dengan Berjihad di Jalan Allah
Seseorang akan meraih kesuksesan manakala mereka mau bersungguh-sungguh berjuang untuk mendapatkannya. Karena hakekat makna berjihad adalah bersungguh dalam dalam melakukan suatu perbuatan dalam rangka menegakkan kebenaran dan melawan kebathilan lebih-lebih yang berhubungan dengan kalimat Allah.
Dalam hal ini Allah SWT menjelaskan didalam surat Al-Ankabut ayat 69 : “Dan orang-orang yang berjuang dijalan Kami (Allah), benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah menyertai orang-orang yang berbuat kebaikan.”
Keberhasilan tanpa didahului dengan perjuangan hanyalah merupakan mimpi/hayalan. Karena tidak ada sesuatu di dunia ini yang bisa kita dapatkan secara gratis. Seseorang layak mendapatkan penghargaan karena memang mereka telah berjuang dan berkorban untuk itu. Dan seseorang patut dihargai, dihormati dan dimulyakan sebab mereka telah bersusah payah membentuk diri dan jiwanya dengan akhlakul karimah.
Nabi SAW bersabda : “Manusia yang paling dekat derajatnya kepada derajat kenabian ialah para Muhajidin (orang yang berjihad) dan ilmuwan (cendikiawan), karena kaum mujahidin melaksanakan ajaran Rasul dan ilmuwan membimbing manusia untuk melaksanakan ajaran Nabi-Nabi.” (HR. Ad-Dailami).








