Arsip untuk Februari, 2009

TA’ARUF.

http://iwandj.files.wordpress.com/2009/04/bismillah.gif

Sepeninggal Rasulullah SAW Islam tetap memelihara nilai-nilai kenal mengenal antara satu bangsa dengan bangsa yang lain. Tali ini dipertahankan agar semakin kokoh dan kuat, sehingga Allah SWT mewariskan bumi dan seisinya untuk dipelihara.

Dalam memelihara kesamaan hak dikalangan manusia, Islam secara khusus mensyareatkan shalat berjamaah menghimbau kaum muslimin agar selalu melakukannya, sebab di dalamnya terkandung nilai persatuan dalam beribadah di Baitullah (masjid). Dalam kesempatan itu pula mereka dapat saling kenal mengenal dan bermusyawarah tentang suatu masalah. Selain itu dalam jumlah yang besar dapat berkumpul beribadah kepada Allah dan berdzikir kepada-Nya. Dan mempelajari tujuan-tujuan sebenarnya ajaran agama Islam. Setelah selesai melakukan shalat, mereka saling berjabat tangan dengan penuh keakraban. Sehingga tercermin wajah yang indah, penuh dengan kasih sayang yang murni dan cinta kasih suci.

Dalam setiap tahun Islam memfardhukan (mewajibkan) ibadah haji. Agar kaum muslimin dari segala penjuru dunia bertemu dalam satu tempat, dalam satu aqidah dan satu tujuan. Mereka mengenakan pakaian yang sama, ketika ihram. Bersatu padu dan berbaur tanpa adanya perbedaan bangsa dan suku bangsa. Mereka saling kenal mengenal antara saudara dan tetangga selama berada disana. Dan mereka kembali ke negara masing-masing dengan berhiaskan nilai-nilai persaudaraan, sebagaimana yang dilakukan dalam muktamar Islam yang besar dalam setiap tahun itu. Islam mensyariatkan kenal mengenal ke seluruh penjuru bumi sebagai realisasi kekuasaan Tuhan. Dengan pertemuan antara ummat manusia, mereka akan bertambah pengetahuan dan mengetahui perilaku dan kehidupan mereka. Kenal mengenal sebagai sarana menguatkan tali ikatan dan menambah syiar kasih sayang yang terpuji. Yang hal itu merupakan puncak setiap persaudaraan dan persahabatan.

Tinggalkan sebuah Komentar

KIRIMLAH HADIAH & JAUHI PERDEBATAN.

http://iwandj.files.wordpress.com/2008/11/bismilah2-1.gif

Nabi Muhammad SAW, sudah mengisyaratkan bahwa berkiriman itu akan menambah rasa sayang dan memang kenyataannyapun demikian. Bila ada yang berkirim sesuatu yang bermanfaat bagi kita, pada umumnya akan senang hati dan merasa hutang budi, cenderung lebih memaafkan dan mempererat hubungan. Oleh karena itu, kita harus memiliki program pengadaan dana untuk hadiah kepada orang tua, tetangga, kawan dekat, dan siapapun yang kita harapkan dapat bersinergi dalam ukhuwah ini. Tentu saja semuanya ini harus sangat terjaga keikhlasannya. Biasakanlah setiap kali memiliki makanan, tetanggapun ikut menikmatinya. Jauh sangat lebih baik kita makan hanya separuh dari makanan sendiri dan sebagian yang lain dinikmati saudara seiman lainnya dari pada kenyang sendiri dan orang lain tidak mendapatkan apapun.

Jujur saja sebetulnya perdebatan yang banyak terjadi tampaknya bukan sedang mencari kebenaran tapi lebih dekat kepada mencari kemenangan pendapatnya sendiri, hal ini tampak dari cara dan bentuk percakapannya yang lebih menjurus pada berbantah-bantahan secara emosi, kata yang saling menyerang dan bau permusuhan saling menyudutkan, jauh dari cara kajian ilmiah yang penuh etika. Maka sekiranya kita ada dalam situasi yang tak sehat ini mengindar dari berdebat bukanlah suatu tindakan menghindar dari kebenaran, melainkan menghindar dari peluang bangkit dan berkobarnya suasana permusuhan, berpalinglah dan carilah topik bahasan yang lebih mempersatukan. Tentu saja bukan tidak boleh mengadakan diskusi pemecahan masalah, namun harus didasari kesiapan mental yang baik, kesiapan ilmu yang memadai, dan kesiapan mendengar serta berbicara yang baik pula, Insya Allah akan datang petunjuk Allah dalam mencari kebenaran.

Tinggalkan sebuah Komentar

Pasar Lemabang Jadi Proyek Percontohan.

LEMABANG – Rencana Pemkot Palembang menciptakan Palembang Clear, Clean and Blue didukung sepenuhnya oleh unsur Muspika Kecamatan Ilir Timur II. Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, kemarin (6/2) kawasan Pasar Lemabang disulap menjadi taman IT II dengan penanaman pohon disepanjang Pasar Lemabang.

Tampak hadir Kasdim 0418 Palembang, Danlanal Letkol (Laut) Beny Febry, unsur Muspika IT II, organisasi kepemudaan (OKP), ormas, Lurah se-Kecamatan IT II, LPMK, dan perwakilan BUMN dan BUMD serta tokoh masyarakat Kecamatan IT II.

Wawako Palembang H Romi Herton SH MH mengatakan, sebagai antisipasi pemanasan global yang terjadi belakangan ini maka penanaman pohon menjadi salah satu program yang dicanangkan.

“Penanaman pohon menjadi salah satu program Pemkot untuk menciptakan paru-paru dunia, dan kali ini Pasar Lemabang akan menjadi proyek percontohan pemerintah dalam hal penghijauan di kawasan pasar yang ada di Palembang,” ujarnya.

Sementara, Camat IT II Eka Juarsa menegaskan akan mendukung setiap program Pemkot Palembang. “Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan kita terhadap program pemerintah mewujudkan Palembang Kota Internasional, religius dan berbudaya,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, katanya, sangat dibutuhkan peran aktif dan dukungan dari semua warga khususnya yang berada di kasawan Pasar Lemabang. (mg23)

Sumatera Ekspress, Sabtu, 7 Februari 2009.

Tinggalkan sebuah Komentar