Semangat Tahun Baru 1430 Hijriyah (bagian 2)

Lanjutan dari bagian 1..

Seperti diketahui, kekuasaan Quraisy atas masyarakat Arab telah sedemikian mengakar dimasyarakat. Sebab, kekuasaan ini telah berlangsung beratus tahun lamanya. Karena itu, posisi suku Quraisy dalam masyarakat Arab amat kuat. Mereka sangat dihormati oleh semua masyarakat. Dengan kata lain, suku Quraisy dengam sistem sosial yang dibangun telah menentukan hitam putih nya perjalanan hampir seluruh kawasan semenanjung Arab. Struktur sosial masyarakat Arab yang dikembangkan suku Quraisy diatas runtuh dengan kehadiran Muhammad ibn Abdillah yang membawa ajaran Islam.

Meski awalnya ketika masih di Makkah tidak membuahkan hasil yang menggembirakan, namun setelah hijrah ke Madinah, dengan usaha yang gigih dan keras, gagasan masyarakat madani yang didakwahkan Nabi dapat diterima masyarakat luas. Penerimaan masyarakat terhadap Muhammad SAW karena Islam sebagai agama yang dijadikan rujukan telah memberi makna secara signifikan terhadap kualitas kehidupan untuk semua manusia (rahmatan lil’alamin).

Ini berbeda secara diametral dengan sistem kehidupan yang diusung suku Quraisy yang hanya menguntungkan golongan tertentu. Makna seperti ini bukan hanya sebatas dalam sistem ibadah, tetapi juga dalam berbagai bidang sosial yang terintegrasi satu dengan lainnya dalam kerangka tauhid. Tauhid sebagai pusat orientasi kehidupan menjadi sesuatu yang terus diperjuangkan. Segala perilaku manusia yang bertentangan dengan nilai-nilai tauhid selalu menjadi lahan dakwah Nabi Muhammad SAW.

Tatanan kehidupan masyarakat Arab waktu itu mulai dari persoalan ketuhanan, ibadah, sampai kepada persoalan yang bersifat sosial mengalami ketimpangan. Agama tidak memberikan makna dalam menata sistem kehidupan secara baik. Dalam aspek ketuhanan, didalam masyarakat Arab ditemukan berbagai tuhan, dalam aspek sosial terjadi ketimpangan-ketimpangan yang hanya memberikan akses kepada kelompok tertentu. Dalam aspek perdagangan, terjadi eksploitasi dari pemodal kepada masyarat awam secara luas.

(bersambung ke bagian 3)

Tinggalkan sebuah Komentar